374 Koperasi di Bali Non Aktif

Selasa, 02 Nopember 2010

      Dari total 3.968 unit koperasi yang ada di Bali, sebanyak 374 koperasi diantaranya berstatus tidak aktif. Beberapa faktor yang menyebabkan tidak aktifnya koperasi itu, selain karena faktor penggabungan sejumlah koperasi, tragedi Bom Bali I dan Bom Bali II juga turut memberi dampak yang signifikan. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Patra, SH, MH mengatakan beberapa koperasi karyawan di sejumlah hotel tutup atau tidak aktif karena dampak dari tragedi bom itu. Bila dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia prosentase koperasi tidak aktif di Bali masih relatif kecil, yakni hanya 9 persen.

Menurut Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Bali, ini merupakan suatu keberhasilan namun juga tantangan bagi segenap gerakan koperasi untuk terus meningkatkan diri dalam memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat. Diharapkan semua koperasi yang ada dalam operasionalnya berpijak pada jati diri koperasi. Peran serta aktif anggota koperasi sangat penting dalam hal ini termasuk dalam permodalan.
Modal sendiri terutama yang bersumber dari anggota harus terus ditingkatkan sehingga koperasi makin kuat. Koperasi-koperasi juga diharapkan terus menjalin kerjasama kemitraan dengan kalangan perbankan untuk memperkuat permodalan. Makin banyak bank yang berminat dengan koperasi akan makin bagus. Asalkan tidak bertentangan dengan ketentuan yang ada. Diharapkan juga agar koperasi-koperasi tidak menerapkan bunga kredit yang tinggi kepada anggotanya.