Eksistensi PLUT-KUMKM Bali

Senin, 17 Maret 2014

Kementerian Koperasi dan UKM menginisiasi kelahiran Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) diseluruh Provinsi Indonesia sebagai sarana layanan komprehensif bagi pengembangan usaha pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah. Dalam konsep yang dirancang instansi tersebut, pemerintah pusat dan daerah mengalokasikan bantuan operasional secara berkelanjutan, karena target dari program ini mencakup pelaku usaha mikro, sehingga program ini tidak bersifat proyek yang hanya dilaksanakan pada waktu terbatas. Oleh karena itu kelembagaan PLUT-KUMKM tersebut diusulkan dalam dua alternatif, masing-masing menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Unit Pelayanan Teknis (UPT) dimana konsekuensi kedua skema ini berbeda dari sisi SDM pengelolaan dan dukungan anggaran.

Menurut Choirul Djamhari, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM bahwa penetapan bentuk kelembagaan sangat menentukan substansi operasional program. Oleh karena itu harus ada pertimbangan kemampuan finansial setiap daerah yang ingin menerapkan program PLUT di daerahnya. Namun, pengelolaan PLUT diharapkan melibatkan seluruh stakeholders atau pemangku kepentingan. Akan tetapi, aspek manajemennya tetap dikelola pemerintah daerah.


Apa itu PLUT-KUMKM ?

Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM) merupakan Program Pengembangan PLUT-KUMKM yang diharapkan mampu mensinergikan dan mengintegrasikan seluruh potensi sumber daya produktif, yang dimiliki Pemerintah Pusat dan Daerah serta Stakehoders terkait dalam rangka penyediaan jasa layanan bagi pengembangan usaha KUMKM.

Kelembagaan PLUT-KUMKM

PLUT-KUMKM merupakan lembaga penyedia layanan usaha di tingkat Provinsi, yang didukung dengan unit-unit PLUT-KUMKM yang berbasis regionalisasi (gabungan beberapa kabupaten/kota). PLUT-KUMKM di tingkat Provinsi merupakan unit pelaksana teknis (UPT) yang dikelola oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi yang menangani urusan KUMKM. Apabila diperlukan, PLUT-KUMKM di tingkat Provinsi dapat membentuk beberapa unit PLUT-KUMKM regional untuk meningkatkan jangkauan layanan usaha bagi KUMKM, serta untuk menyediakan jenis-jenis layanan usaha yang sesuai dengan kebutuhan KUMKM dan keunggulan sumberdaya setempat.

Kelompok sasaran PLUT-KUMKM regional atau wilayah dapat mencakup KUMKM di beberapa kabupaten/kota yang saling berdekatan, atau KUMKM di sentra produksi yang mencakup beberapa wilayah. Dalam struktur seperti ini, maka PLUT-KUMKM di tingkat Provinsi akan menjalankan fungsi sebagai koordinator, pendamping dan pengawas bagi PLUT-KUMKM regional. Sementara itu PLUT-KUMKM regional akan menyediakan layanan usaha bagi KUMKM di wilayahnya, dan mengembangkan jaringan dengan mitra terkait.

Struktur kelembagaan PLUT-KUMKM di daerah juga akan dilengkapi dengan pengembangan PLUT-KUMKM di tingkat nasional yang akan dikelola oleh Pusat Pengembangan Kewirausahaan di Kementerian Koperasi dan UKM. Lembaga di tingkat nasional ini akan menjalankan tugas sebagai koordinator, mediator, pembina dan pengawas bagi pelaksanaan fungsi dan kegiatan PLUT-KUMKM di daerah. Sebagai koordinator, lembaga ini akan memfasilitasi adanya kerja sama dan pertukaran informasi antar PLUT-KUMKM di berbagai provinsi.

Lembaga ini juga dapat bertindak sebagai mediator dalam penyelesaian masalah-masalah KUMKM yang bersifat lintas provinsi dan sektor, yang tidak dapat ditangani pada tingkat provinsi. Sebagai pembina, lembaga ini akan memfasilitasi peningkatan kapasitas PLUT-KUMKM di daerah. Sebagai pengawas, lembaga ini akan memantau, mengevaluasi dan memberikan masukan terkait pelaksanaan standar operasional dan pelayanan oleh PLUT-KUMKM di daerah.


Visi, Misi dan Tujuan PLUT-KUMKM

Visi :

Terbangunnya pusat layanan yang mengintegrasikan seluruh potensi dan sumberdaya produktif bagi pengembangan usaha KUMKM. 

Misi :

  1. Menjadi fasilitator dalam pemberian layanan pemenuhan kebutuhan pengembangan usaha KUMKM.
  2. Mediator yang mampu menjembatani KUMKM dalam membangun hubungan dengan pemangku kepentingan lainnya.
  3. Menstimulator perkembangan usaha KUMKM.
  4. Meningkatkan kualitas usaha KUMKM secara inovatif, kreatif dan produktif.

Tujuan :

Terwujudnya Pusat Layanan yang terintegrasi dan profesional dalam upaya mendukung pengembangan usaha KUMKM.


Jasa Layanan PLUT-KUMKM

Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) menyediakan 7 (tujuh) jenis layanan untuk Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, yaitu :

  1. Konsultasi Bisnis KUMKM.
    Tersedianya konsultan bisnis yang memiliki standar kompetensi untuk memberikan bimbingan bisnis kepada KUMKM untuk berkonsultasi. Fungsi konsultan adalah untuk mencari jalan keluar dari persolan yang dihadapi KUMKM. Para konsultan bisnis ini telah memiliki standar kompetensi dalam memberikan nasihat bisnis dalam hal masalah SDM, managemen usaha, kualitas produk, HAKI, kerjasama usaha dan pemanfaatan teknologi informasi. Pemberian layanan konsultasi terkait dengan peningkatan kinerja dan daya saing usaha KUMKM, antara lain :
    Manajemen usaha, Peningkatan kualitas produk, Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), Kemitraan usaha, Pemanfaatan teknologi informasi.
  2. Pendampingan atau Mentoring Bisnis. Menyediakan mentor bisnis yang khusus memberikan pendampingan secara regular khususnya untuk KUMKM yang ingin naik kelas dan membenahi masalah-masalah usaha yang mereka hadapi. Fungsi mentor bisnis adalah untuk pengembangan bisnis KUMKM supaya bisa naik kelas secara konsisten.
  3. Fasilitasi Akses Pembiayaan. PLUT memiliki akses ke seluruh jenis pembiayaan untuk KUMKM baik kepada lembaga perbankan, modal ventura, dana PKBL BUMN, pendanaan di Dinas-Dinas terkait. Fungsi ini dijalankan oleh Konsultan Bisnis yang telah memiliki akses dan mampu menyambungkan KUMKM dengan sumber-sumber pembiayaan tersebut.
  4. Pemasaran dan Promosi. PLUT menyelenggarakan promosi produk-produk unggulan yang dapat dikunjungi oleh para pembeli atau pihak calon buyer dari luar negeri. Produk-produk unggulan tersebut dipromosikan secara gratis di PLUT sehingga sarana promosi PLUT menjadi etalase produk-produk unggulan dari seluruh daerah di provinsi bersangkutan. Bentuk pelayanan yang diberikan adalah seperti : Menfasilitasi akses promosi dan pemasaran, Membuat Gallery produk KUMKM, Promosi dalam event pameran, Promosi media luar ruang (Spanduk, Banner, Leaflet, Booklet), Kerjasama dengan Instansi/Lembaga promosi dan pemasaran produk (LLP KUMKM, Kemendag, Kementerian Perindustrian), Kerjasama kemitraan dengan pengusaha Ritel Nasional (Carrefour, Alfamart, Giant, Indomaret, dll).
  5. Pelatihan Bisnis. PLUT menyelenggarakan dua jenis pelatihan. Pertama, pelatihan untuk calon wirausaha untuk pembuatan produk-produk tertentu dengan maksud menciptakan kesempatan kerjasama bisnis antara pelatih dengan peserta. Trainer adalah pengusaha yang sudah sukses di bidangnya, sedangkan peserta adalah calon-calon pengusaha yang ingin memasuki bidang usaha bersangkutan. Kedua, pelatihan skill managerial tertentu untuk mendukung pengembangan bisnis peserta misalnya pelatihan untuk internet marketing, akuntansi untuk KUMKM, pelatihan Standard Operating Procedure (SOP), pelatihan perpajakan dan sebagainya. Trainer pelatihan ini adalah seorang professional atau praktisi yang sudah berpengalaman di bidang-bidang tersebut.Dua jenis pelatihan ini dilakukan secara terjadwal berdasarkan analisa kebutuhan KUMKM setempat dan diselenggarakan secara gratis.
  6. Networking. PLUT menyediakan sarana networking untuk KUMKM yaitu secara regular mengundang pengusaha besar atau pengusaha menengah yang sukses untuk memberikan sharing pengalaman bagaimana mereka mengembangkan bisnisnya. Pesertanya adalah para KUMKM yang ingin belajar dan terus bertumbuh. Pembicara yang diundang adalah pengusaha sukses dengan beragam latar belakang seperti pertanian, perikanan, industri pengolahan, jasa keuangan, dan sebagainya. Mereka diminta sharing tentang bisnisnya, mind set-nya pengalaman menghadapi permasalahan-permasalahan dan solusi-solusi dalam menghadapi masalah bisnis.
  7. Layanan Pustaka Entrepreneur. PLUT menyediakan bahan-bahan perpustakaan yang khusus berisi buku-buku bisnis, jurnal dan majalah bisnis. Bahan-bahan pustaka tersebut dapat dimanfaatkan untuk mencari referensi bagi KUMKM dalam mengembangkan bisnisnya.

Kini PLUT-KUMKM telah hadir di Bali dan mengambil lokasi di Jalan Raya Sesetan No. 518 Denpasar Selatan. Ada 4 (empat) jenis konsultasi yang akan diberikan yaitu konsultasi bidang SDM, strategi operasinal, IT dan strategi bisnis. Untuk tahun 2014 telah dijadwalkan berbagai kegiatan yakni 24 kali Bintek Pengembangan Usaha dan 20 kali Pendampingan Penerapan Teknologi Tepat Guna.

Eksistensi PLUT KUMKM di Bali diharapkan akan dapat memberikan layanan yang ideal sesuai dengankebutuhan yang diinginkan dalampengembangan Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. Disamping itu, KUMKM/pelaku usaha diharapkan datang ke PLUT-KUMKM untuk menyampaikan hal-hal yang mereka butuhkan untuk kemajuan KUMKM yang akan dijadikan sebagai bahan evaluasi pada tahun berikutnya dan hasilnya akan menjadi rujukan bagi pengembangan PLUT-KUMKM kedepan.