Nyonya Bintang Puspayoga Kunjungi Petani Asparagus Plaga

Senin, 17 Nopember 2014



Desa Plaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung mendapat kunjungan Nyonya Bintang Puspayoga. Istri Menkop dan UKM RI A.A. Puspayoga ini mengunjungi Koperasi Tani Mertanadi yang bergerak dalam program one village one product (OVOP), Sabtu, 8 Nop 2014. Kunjungan Nyonya Bintang Puspayoga ke Desa Plaga didampingi Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Patra, SH, MH dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Badung I Made Sudiana, Kadis Perindagkop Kabupaten Badung I Ketut Karpiana, Kadis Pertanian Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Badung, IGAK Sudaratmaja, Ketua Tim Penggerak PKK Badung Ny. Ratna Gde Agung, istri Wabup Badung Ny. Made Sudiana, Ketua Dharma Wanita Persatuan Badung Ny. Kompyang Sandika, Ketua Koperasi Tani Metanadi I Ketut Sadi serta Mr. Shu dari Taiwan.

Dalam kunjungannya menyaksikan langsung aktivitas Koperasi Mertanadi sebagai pemasok hasil sayuran petani setempat khususnya Asparagus dan lanjut menikmati Sup Asparagus yang dihasilkan petani Desa Plaga. Nyonya Bintang Puspayoga mengagumi perkembangan pertanian Asparagus di Desa Plaga yang luar biasa karena mampu mengangkat harkat, martabat dan kesejahteraan masyarakat petani.

Nyonya Bintang Puspayoga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Badung serta secara khusus kepada Mr. Shu yang telah menjalin kerjasama di bidang OVOP. Diharapkan kerjasama tersebut dapat berlanjut serta dapat mentransfer ilmu kepada para petani di Desa Plaga sehingga tidak hanya mampu menghasilkan produk Asparagus yang berkualitas namun juga secara langsung mampu membuat Bibit Asparagus, serta mendukung Koperasi Tani Mertanadi dengan program OVOP-nya, mudah-mudahan dapat berkelanjutan. Walaupun banyak order, namun jangan melupakan kualitas, lanjutnya.

 Dalam kesempatan yang sama Nyonya Bintang Puspayoga tak lupa mohon doa dan dukungan semua pihak agar meningkatkan koordinasi dan komunikasi sehingga Menteri Koperasi dan UKM RI dapat mengemban tugas dengan baik.

Sementara Kadisperindagkop Kabupaten Badung, I Ketut Karpiana menyatakan, Koperasi Tani Mertanadi mulai berdiri pada tahun 2010 melalui program OVOP. Koperasi ini mempunyai anggota sebanyak 88 petani dan merupakan pemasok hasil sayuran petani seperti asparagus, brokoli, selada, tomat ceri, baby buncis dan kalian. Asparagus menjadi andalannya dan sekaligus terbaik di Asia. Pemasarannya sudah menembus pasar internasional dengan eksport ke Singapura dan Timor Leste. Awalnya lahan untuk pertanian asparagus hanya 4 ha pada tahun 2010, namun dengan hasil yang baik, petani yang lain menjadi antusias sehingga sekarang lahan asparagus sudah berkembang menjadi 39 ha dan target akhir tahun 2014 mencapai 50 ha. Hasil penjualan asparagus sangat menggiurkan, dimana seorang petani bisa menghasilkan 400 rb/hari. Pesatnya perkembangan asparagus di Plaga ini tidak terlepas dari ilmu yang diberikan Mr. Shu dari Tawian dan pembinaan dari pemerintah daerah serta support dari pusat sehingga petani dapat bersaing meningkatkan kualitas dan harga, papar Karpiana.

 <Albert>